Monday, 29 April 2019

Luis Garcia: Salah Masih Di Bahwa Messi Dan Ronaldo

Mantan pemain Barcelona, Luis Garcia menilai bahwa level pemain permainan dari Liverpool Mohamed Salah masih berada di bawah Lionel Messi dan juga Cristiano Ronaldo karena di lihat dari beberapa rekor yang sudah didapatkan oleh kedua pemain berkelas itu dan mampu menjadi pemain terbaik dunia dan itu merupakan hal yang sangat luar biasa.

Messi dan Ronaldo sendiri sudah mendominasi sepekabola di dunia, khususnya di Liga Eropa selama bertahan-tahun keduanya disebut sebagai pemain terbaik di dunia saat ini dan tidak ada pemain yang dinilai bisa menyaingi level kedua pemain Barcelona dan Juga Juventus itu karena mereka berdua lebih baik dari pada Salah.

Di musim lalu salah bermain tampil sangat luar biasa bersama dengan Liverpool, dirinya bahkan memecahkan banyak rekor termasuk rekor yang didapatkan oleh Ronaldo sendiri sebagai top skor di liga dengan mencetak 32 gol selama semusim dan ini merupakan bahwa Salah sendiri bisa tampil begitu bagus dan memberikan kontribusi yang luar biasa buat The Reds.

Alhasil berbagai pujian yang disematkan pada pemain asal Mesir itu, dirinya bahkan diklaim bisa menyamai level permainan Lionel Messi dan juga Cristiano Ronaldo dan hal ini tidak disetujui oleh pemain legendaris Barcelona dan memberikan komentar mengenai penampilan Salah dan juga Messi dan Ronaldo sendiri.

Garcia sendiri yang pernah meraih trofi juara di Liga Champions bersama dengan Liverpool memuji kemampuan Salah, ia mengaku bahwa mantan pemain AS Roma itu memang sangat hebat dan memiliki kecepatan yang luar biasa.

Menurutnya Salah bisa masuk dalam tim manapun di dunia dengan mudah meski demikian secara objektif dirinya menilai pemain yang baru berusia 26 tahun itu masih belum setara dengan Messi dan juga Ronaldo namun sudah selevel dengan pemain bintang The Blues Eden Hazard.

"Tidak ada keraguan jika Salah akan menjadi bintang bersama dengan Real Madrid atau juga dengan Barcelona karena dirinya memiliki kualitasyang luar biasa serta fantastis," ucap Garcia.

"Saya telah banyak mendengar orang membandingkannya dengan Lionel Messi bagi saya itu agak terlalu berlebihan, akan tetapi memang dirinya memiliki kecepatan dan keterampilan yang luar biasa dan bisa tampil untuk tim namun menurut saya dirinya masih di belakang Messi dan juga Ronaldo dirinya hanya setingkat dengan Eden Hazard itu baru cocok," tutup Garcia.

Sarri Yakin Higuain Bisa Seperti Suarez Mencetak Banyak Gol

Pelatih anyar The Blues, Maurizio Sarri memberikan keyakinan bahwa aliran gol dari pemain lini depan Chelsea Gonzalo Higuain hanya tinggal menunggu waktunya saja, sebab di akunya pemain asal Internasional Argentina itu masih membutuhkan waktu untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya saat ini.

Higuain sendiri didatangkan pada bulan Januari yang lalu dengan status pemain pinjaman dari klub raksasa asal Juventus, sebelumnya pemain yang kini berusia 31 tahun itu sudah menghabiskan waktu setengah musim bersama dengan AC Milan juga dengan status pinjaman dan kini giliran Chelsea yang mendapatkan pemain Juventus itu sebagai pemain pinjam saja namun jika ingin mendapatkan Higuain sepenuhnya bisa saja namun The Blus sendiri masih memiliki kesempatan untuk melihat permainan dari Higuain sendiri.

Dengan bereuni bersama dengan Sarri, Higuain sendiri diharapkan bisa mengatasi permasalahan di lini depan bersama dengan Chelsea yang dinilai kurang produtif, sayangnya hingga sekarang ini pemain yang juga pernah bermain bersama dengan Napoli itu baru saja mencetak empat gol dalam ajang Liga Premier League.

Hal tersebut membuat rumor mengenai kepulangannya ke Juventus kembali menguak beberapa pekan terakhir ini, The Blues sebenanya bisa saja mempertahankan penyerang itu dengan mengaktifkan klausual penambahan masa pinjaman dengan membayar 18 juta euro kepada Juventus jika ingin mempertahankan Higuain di Stamford Bridge.

Namun minimnya dampak yang ia berikan membuat manajemen diyakini sedang berpikir lagi untuk mengeluarkan uang sebesar itu, tetapi ada satu orang yang percaya bahwa Higuain bakalan bertahan dan orang itu adalah pelatih Chelsea sendiri, Maurizio Sarri.

"untuk seorang striker rasanya sulit untuk terbiasa dengan Liga Premier League yang merupakan Liga terbesar ini dan harus memiliki kecepatan yang luar biasa agar mampu beradaptasi dengan baik jika tidak maka itu akan menjadi hal yang kurangbaik untuk bermain disini," ujar Sarri.

"Saya masih ingat Suarez bersama dengan Liverpool pada musim pertamanya hanya mencetak tiga gol saja, lalu 16 dan lalu menjadi 24 tetapi sulit untuk berdaptasi di Liga Premier League ini, saya pikir musim depan dirinya akan mampu mencetak lebih banyak gol lagi bersama dengan Chelsea," tutup mantan pelatih Liverpool itu.

Sunday, 28 April 2019

Juventus Butuh Bek Baru Dan Bajak Bek AS Roma

Klub raksasa Serie A, Juventus dikabarkan sudah menemukan kandidat potensial untuk memperkuat klub di lini pertahanan mereka untuk musim depan nanti, Juventus sendiri dirumorkan tertarik untuk mendatangkan Kostas Manolas dari AS Roma menurut pelatih Juventus Kostas memiliki permainan yang luar biasa untuk menjaga pertahanan bersama dengan tim.

Juventus sendiri dipastikan akan berbelanja bek tengah baru di musim panas yang akan datang, hal ini dikarenakan mereka sendiri akan ditinggalkan oleh Andrea Barzagli yang memutuskan untuk gantung sepatuh pada akhir musim nanti, sehingga membuat Juventus harus bisa mendapatkan pengganti Barzagli untuk mengawal lini belakang Juventus di musim depan.

Sejumlah bek top yang dikaitkan dengan Juventus sendiri hingga sejauh ini mereka masih belum berkunjung untuk menentukan prioritas transfer mereka yang akan dilakukan oleh Nyonya Tua sendiri.

Namun menurut Kabar Berita Bola Terbaru Juventus sendiri sudah menemukan kandidat yang paling pas untuk bermain di lini pertahanan bersama dengan mereka,Juventus berminat untuk mendatangkan Kostas Manolas dari rival mereka AS Roma namun mungkin saja hal ini tidak akan mungkin AS Roma melepaskan pemain anyarnya begitu saja akan tetapi jika Juventus berani mengeluarkan dana besar kemungkinan biar bisa mendapatkan pemain incaran mereka itu.

Juventus sendiri yang sudah mempunya pertimbangan khusus mengapa mereka ingin merekrut Kostas Manolas mereka ingin mendatangkan bek internasional Yunani itu setelah melihat performanya bersama dengan AS Roma.

Selama beberapa tahun terakhir sendiri pemain yang kini berusia 27 tahun itu menjadi sosok yang tangguh di jantung pertahanan bersama dengan AS Roma dan dinilai menjadi salah satu bek terbaik di Liga Serie A dalam beberapa tahun ini.

Untuk itu Juventus sendiri menilai bahwa pemain tersebut sudah teruji di tanah Italia sehingga dirinya tidak perlu lagi berdaptasi banyak dengan tim mereka itu, untuk itu mereka akan menjadikan dirinya bek sebagai prioritas transfer mereka dalam musim panas yang akan datang.

Paul Scholes Akan Kembali Ke MU

Sebuah kabar yang mengejutkan datang dari Manchester United, mereka sendiri berencana untuk mendatangkan pemain legendaris mereka, Paul Scholes sebagai bagian dari tim mereka untuk musim depan, dan ini merupakan bahwa Paul sendiri di butuhkan oleh tim untuk menjadi bagian penting mengubah permainan dari Setan Merah sendiri.

Manchester United sendiri memang dikabarkan akan melakukan perubahan struktur di musim panas nanti agar menjadi hasil yang jauh lagi baik lagi, dan dirinya akan menjadi seorang struktur tim mereka setelah musim ini mereka tampil begitu mengecewakan di musim 2018-2019 dan Paul yang mungkin bisa membuat hasil yang jauh lebih baik lagi di musim depan.

Ole Gunnar Solskjaer sendiri dikabarkan akan mencari sosok baru untuk tim pelatih bersama dengan mereka, hal ini menyusul kabar bahwa sang assiten Mike Phelan akan dipromosikan menjadi Direktur Teknik bersama dengan MU, sehingga mereka sendiri harus membutuhkan tambahan tenaga lagi bersama dengan tim pelatih Setan Merah.

Di lansir dari Berita Bola Terbaru 2019, Solskjaer sendiri sudah menemukan kandidat yang tepat untuk bersama dengan tim pelatihannya, ia tertarik untuk bekerja sama dengan mantan rekan setimnya itu, Paul Scholes di musim depan.

Solskjaer sendiri memiliki bertimbangan tersendiri mengapa dirinya ingin merekrut Scholes sebagai bagian dari staff pelatihannya mereka di musim depan.

Sama seperti Solskjaer Scholes sendiri dikenal untuk menjadi ikon klub di era Sir Alex Ferguson, dirinya dikenal memiliki visi permainan serta teknik yang luar biasa yang sangat tinggi sehingga dirinya disebut-sebut sebagai salah satu gelandang terbaik di eranya serta menjadi bagian penting.

Solskjaer merasa Scholes bakal menjadi tambahan yang sangat bagus untuk menjadi timnya disini, terutama untuk mendidik gelandang-gelandang Manchester United yang performanya inkonsisten sepanjang musim ini untuk memiliki intruksi agar bermain lebih berkembang lagi.

Jurgen Klopp: Saya Tidak Bertengkar Dengan Salah

Pelatih anyar Liverpool, Jurgen Klopp akhirnya angkat bicara terkait rumor mengenai perselisihannya dengan pemain anyarnya, Mohamed Salah, Klopp sendiri menegaskan bahwa kabar itu hoax belaka karena dirinya tidak terlibat dalam pertengkaran apapun dengan pemainnya itu.

Beberapa pekan terakhir ini beredar bahwa rumor salah tengah tidak bahagia bersama dengan Liverpool, dirinya dikabarkan terlibat dalam adu mulut dengan Klopp sendiri sehingga ia mulai merasa tidak betah di Anfield dan hal ini pun langsung ditangapi oleh mantan pelatih Dortmund itu.

Situasi tersebut membuat spekulasi mengenai masa depan Salah sendiri kian liar sang pemain disebut tengah menjalin komunikasi untuk pindah ke Real Madrid di musim depan dan ini merupakan bahwa Salah sendiri sudah tidak betah berada di Liverpool.

Menanggapi rumor tersebut Klopp sendiri menegaskan bahwa itu semua tidak benar," saya selalu mengatakan kepada anda jangan percaya 3% apa yang anda dengar atau baca di media sosial karena saya dan sang pemain sendiri tidak pernah ada masalah sama sekali," tandas Jurgen Klopp.

Klopp sendiri memastikan bahwa rumor pertikaiannya itu dengan Salah merupakan omong kosong belaka yang ingin merusak hubungan antara pemain anda pelatih saja dan ini menjadi hal yang tidak wajar saja ketika klub dan pemain tidak ada masalah dan kami sudah berada di semifinal di Liga Champions banyak isu yang menghantui Liverpool sendiri.

"Saya sendiri tidak pernah beradu mulut dengan Salah, terutama setelah pertandingan melawan Chelsea kemarin, kami tidak ada masalah sekali dan kami sangat kompak untuk mendapatkan hasil yang baik di musim ini bersama dengan semua pemain yang ada di Anfield ini," tutup Klopp.

Saturday, 27 April 2019

Luis Suarez Ingin Momen Spesial Di Anfield

Pemain anyar Barcelona, Luis Suarez akan kembali lagi ke Anfield setelah dirinya sekian lama pergi dari sana, oleh karena itu ia ingin momen kepulangannya itu menjadi terasa lebih dan yang spesial dengan kehadiran istri sekaligus anak-anaknya yang terbilang jarang hadir di stadion untuk menyaksikan aksinya itu.

Penyerang asal Internasional Uruguay itu menghabiskan waktu tiga setengah tahun di Spanyol, itu merupakan waktu yang cukup lama dan membuatnya jatuh cinta pada Liverpool dan rasa yang masih sama meskipun dirinya kini sudah tidak lagi tergabung dengan klub asal Inggris itu.

Dan Untuk pertama kalinya sejak dirinya hengkang dari Anfield pada tahun 2014 lalu, Luis Suarez sendiri berkesempatan untuk kembali lagi menginjakkan kakinya di Anfield, itu adalah saat dimana Barcelona kembali lagi dihadapkan dengan laga semi final dalam ajang Liga Champions yang harus berhadapan dengan Liverpool.

Luis Suarez yang masih memiliki cinta dengan bekas klubnya itu dan ia ingin membuat laga tersebut terasa semakin spesial, oleh karena itu Suarez sendiri ingin berencana untuk membawa keluarganya ke Anfield guna menyaksikan aksinya bersama dengan para penggawa Barcelona lainnya.

"Saya ingin berbicara dengan Sofi soal untuk perg ke Anfield dan anak-anak berkata kami juga pergi, jadi kami semua akan pergi dan ini menjadi hal yang luar biasa bagi saya karena kembali lagi kepalangan yang sudah membuat nama saya besar,"tandas Suarez.

"Mungkin tidak dengan yang paling kecil, Lauti yang baru berumur enam bulan kemarin," tutup Suarez.

Allegri Akan Bertemu Presiden Juventus

Pelatih anyar Juventus, Massimiliano Allegri mengaku bahwa telah mengagendakan pertemuan dengan Presiden klub, Andrea Agnelli, mantan pelatih AC Milan itu menyatakan ingin segera mempersiapkan timnya guna menyambut musim depan agar bisa bermain jauh lebih baik lagi dibandingkan dengan musim ini.

Saat ini perjalanan Juventus bisa dikatakan telah selesai, secara hitung-hitung Juventus sendiri sudah bisa dinyatakan sebagai juara di Liga Serie A di musim ini, mereka sendiri sudah unggul sampai 20 poin atas persaingan yang ketat datang dari Napoli sendiri yang menduduki peringkat kedua.

Sayangnya prestasi apik di kompetisi domestik sendiri tidak dibarengi dengan penampilannya pada ajang di Liga Champions, kisa mereka sendiri harus terhenti dibabak perempat final setelah dikalahkan oleh Ajax Amsterdam dengan agregat 2-3 dan hasil ini membuat para pemain terpukul karena harus mengalami kekalahan dari tim yang masih bermain di kurang baik dari pada mereka.

Dengan berakhirnya perjalanan Juventus pihak klub sendiri jadi bisa membuat perencanaan untuk menyambut musim depan yang akan lebih baik lagi, Allegri sendiri mengaku telah mengagendakan pertemuan dengan Agnelli guna membicarakan banyak hal mengenai klub Juventus sendiri.

"Saya akan segera bertemu dengan Agnelli, kami akan membuat rencana dan membuat tujuan yang baru untuk ini semua, dan hal ini sendiri akan kami lakukan agar membuat tim jauh lebih baik lagi di musim depan dan bisa mendapatkan tempat yang jauh lebih baik lagi di Liga besar Liga Champions itu," ujar Allegri pada saat melakukan konferensi pers.

"Yang terpenting bagi kami adalah menjadi orang yang berpikiran yang jernih dan membuat keputusan yang lebih baik lagi untuk menaruh fondasi yang jauh lebih baik lagi dimusim yang akan datang ini yang sangat penting bagi kami sendiri dan untuk tim," tutup mantan pelatih AC Milan itu.

Menjual Pogba Masalah United Selesai

Pemain anyar Manchester United, Paul Pogba kini terus menjadi sasaran kritikan yang pedas dalam beberapa pekan terakhir ini, bahkan jika klub yang memilih untuk menjualnya pada bursa transfer di musim panas nanti, itu bisa dianggap sebagai salah satu bentuk penyelesaian masalah yang lebih baik lagi.

Baru-baru ini pemain asal Internasional Prancis itu dimasukkan dalam PFA Premier League Team of The Year untuk musim 2018-2019 pada musim ini sendiri, Pogba sendiri telah membukukan 13 gol dan sembilan assist dari 32 penampilannya bersama dengan Setan Merah maupun liga tertinggi di Inggris.

Namun Penghargaan itu sendiri sedang menjadi perdebatan yang hebat pasalnya Pogba yang belakangan ini terus mendapatkan kritikan yang pedas menyusul performanya yang dianggap ogah-ogahan yang kemudian berpengaruh sangat buruk terhadap hasil yang didapatkan oleh Manchester United sendiri.

Salah satu yang membuat publik berang terhadap Pogba sendiri adalah perkataannya yang pernah dilontarkannya beberapa waktu yang lalu secara terang-terangan mengaku sebagai penggemar Real Madrid dan menyatakan ketetarikannya untuk bermain bersama dengan klub raksasa asal Spanyol tersebut.

Juga belum lama ini sebuah klaim yang mengataka bahwa Pogba sendiri telah membuat suasana ruang ganti di Manchester United menjadi hal yang negatif ditambah lagi dengan sang agen Mino Raiola yang disebutkan membatalkan semua agenda perbincangan kontrak dengan manajemen sendiri.

Legenda Liverpool sendiri, Jamie Carragher dalam tulisannya sendiri, The Telegraph, menyarankan agar Setan Merah untuk melepasnya saja jika ada tawaran besar yang datang, jika itu terjadi maka ia yakin bahwa masalah yang didapatkan oleh United saat ini sudah bisa tuntas.

"Bila Real Madrid mempunyai 100 juta Pounds dan Zinedine Zidane ingin dia United sendiri bisa menyelesaikan satu dari sekian masalah sementara yang didapatkan dan sementara proses rekonstruksi mereka berjalan," tutup Carragher.

Friday, 26 April 2019

Inter Milan Tetap Kejar Sanchez Meski Bergaji Tinggi

Raksasa Serie A, Inter Milan yang kini dikabarkan masih memiliki minat untuk mendapatkan pemain anyar dari Manchester United yang merupakan salah satu penyerang yang sudah di inginkan oleh Inter sejak lama dan ini saat Inter Milan untuk mendapatkan Alexis Sanchez dari tangan Setan Merah walaupun gaji Sanchez yang begitu mahal.

Setan Merah sendiri yang mendatangkan Sanchez dari Arsenal pada Januari 2019 yang lalu, dalam kesepakatan transfer dengan pihak The Gunners sendiri, United sendiri turut serta memasukkan nama Henrikh sebagai alat tukar agar bisa mendapatkan keinginan mendatangkan Sanchez ke Old Tranfford.

Performa Alexis Sanchez sendiri yang tidak cukup baik pada paruh kedua musim ini, dirinya baru mampu mencetak dua gol dari 12 laga di Liga Premier League, penampilannya juga tidak membaik pada musim 2018/2019 sejauh ini dirinya baru saja mencetak satu gol dan itu membuat dirinya kenapa selalu dicadangkan dalam setiap pertandingan.

Gaji yang dibayar United kepada Sanchez sendiri bukan harga yang murah senilai 500 juta poundsterling yang didapatkan oleh Sanchez dari Manchester United menjadi penghalang bagi pemain asal Internasional Chile itu untuk keluar dari Old Traffod di musim depan.

Namun dilansir dari Berita Bola Terbaru 2019, Inter sendiri tertarik untuk mendapatkan Sanchez namun mereka juga harus mengajukan syarat yakni pemotongan gaji hingga mendekati dengan tiga perempatnya bersama dengan agen sang pemain sendiri.

Perwakilan dari agen Sanchez kini kabarnya masih tengah dalam mempertimbangkan apakah kepindahan ke Inter Milan layak dilakukan atau tidak jika melihat permintaan untuk penurunan gaji yang diajukan oleh kubu Inter Milan untuk Sanchez sendiri dan hal ini masih dalam negosiasi pihak Sanchez dengan klub Nerazzurri.

Thursday, 25 April 2019

City Kian Dekat Juara Kompany: Kami Masih Banyak Tugas

Kemenangan atas United pada pertandingan dini hari tadi tidak membuat kapten City, Vincent Kompany bisa sesumbar, menurutnya saat ini timnya masih memiliki pekerjaan yang banyak yang harus segera dituntaskan mereka di musim ini karena City sendiri masih memiliki tiga pertandingan penting untuk memastikan mereka menjadi juara di Liga Premier League di musim ini.

The Citizens yang berhasil menduduki puncak klasmen setelah mengalahkan rival sekota mereka itu dengan skor yang sangat meyakinkan 2-0 sementara penghuni puncak klasmen sebelumnya adalah Liverpool, kini mereka harus tergeser keperingkat kedua dengan ketertinggalan satu poin saja.

Demi mendapatkan tambahan tiga poin yang penting Manchester City harus berjuang terlebih dulu, gol pertama yang diciptakan pada babak kedua melalui aksi yang luar biasa dari Bernardo Silva lalu gol kemenangan diciptakan oleh Leroy Sane pada menit ke-66 dan memastikan City membawa tiga poin dari markas United.

Kompany sendiri menyambut dengan hasil yang positif kemenangan timnya sendiri ini, apalagi dalam momen yang penting ini, menurutnya masih banyak yang harus dilakukan oleh timnya saat ini pada sisa-sisa pekan ke depan, terutama saat mereka yang akan bertandang ke markas Burnley.

"Ini adalah kemenangan yang sangat signifikan sebab ini adalah derby terakhir kami di musim ini, belum ada yang bisa dipastikan karena masih ada beberapa pertandingan lagi yang harus kami lewati,"ujar pemain yang kini berusia 33 tahun itu.

"Berikutnya ada laga yang akan berhadapan dengan Burnley itu merupakan tim yang kuat karena bisa saja dalam laga tandang ini Burnley mengalahkan kami di kandang mereka, dan ada yang banyak harus dimainkan oleh kami dan juga Liverpool sendiri selalu berhati-hati jangan sampe terjatuh," tutup Kompany.

Zidane Persilakan Navas Keluar Dari Madrid

Pelatih anyar Real Madrid, Zinedine Zidane mengatakan bahwa dirinya tidak akan menahan Keylor Navas jika yang bersangkutan tidak bahagia lagi dan ingin pindah dari Santiago Bernabeu lagi di musim depan.

Navas sendiri yang sudah cukup lama menjadi kiper nomor satu bersama dengan Real Madrid, namun musim ini dirinya sedikit terusur dari tim utama menjadi skuad kiper bersama dengan Real Madrid dengan kedatangan kiper dari Chelsea, Thibaut Courtois, semenjak itu dirinya menjadi kiper nomor 2 dan membuat dirinya merasa tidak nyaman lagi dengan hal itu.

Zidane sendiri yang sejak kembali ke Real Madrid memang sempat menjadikan Navas kembali di kiper utama bersama dengan skuad Madrid, namun pelatih asal Internasional Prancis itu sendiri tidak menjamin posisi kiper asal Kosta Rika itu benar-benar aman di musim depan untuk masuk dalam skuad utama kembali.

Maka dari itu dirinya siap untuk angkat kaki dari Real Madrid, jika tidak diberikan kesempatan bermain yang layak lagi, saya mempunya kontrak dan selalu berkata bahwa mimpi saya adalah untuk bermain bersama dengan Real Madrid, akan tetapi saya sendiri tidak ingin menjalani tahun seperti ini lagi," tutur Navas.

Zidane kemudian mengatakan kepada dirinya bahwa ia siap saja untuk melepaskan Navas, namun dirinya menegaskan saat ini ia belum memutuskan apapun itu dan dirinya masih ingin Navas berada disini lagi.

"Saya tidak akan mengerti jika ada penjaga gawang saya ingin meninggalkan klub ini, kalau tidak menjadi penjaga gawang pertama saya rasa untuk musim berikutnya, apaun itu bisa saja terjadi, mudah bagi anda untuk berbicara karena ini merupakan salah satu kompetisi untuk mendapatkan tempat utama bersama dengan klub jika dirinya bisa memberikan yang terbaik maka mungkin saja dirinya bisa menjadi kiper utama di Madrid lagi musim depan," tandas Zidane.

"Apakah saya ingin mempertahankan ketiganya yang saya miliki saat ini, saya tidak bisa mengatakan itu sekarang ini, karena kadang-kadang saya sendiri suka beberapa hal dan akhirnya terjadi sebaliknya lagi," lanjut pemain legendaris Madrid itu.

"Kami sendiri disini memiliki 25 pemain jadi jika kami ingin merekrut pemain beberapa yang lain sendiri harus pergi, namun hal itu sendiri kita lihat dari permainan mereka yang dimana akan kita pilih dan menjadi skuad utama di Madrid sendiri," tutup pelatih berkepala plotos itu.

Roy Keane: Paul Pogba Masalah Di United

Sebuah kritikan yang keras yang datang dari pemain legendaris Setan Merah, Roy Keane untuk pemain anyar United sekarang Paul Pogba, di mata pemain asal Internasional Irlandia itu Pogba sendiri hanya sebuah pemain yang membawa masalah bagi bekas klubnya itu dan tidak akan mau mempercayai sepatah kata yang terlontar dari mulutnya itu.

Paul Pogba sendiri yang merupakan salah satu pemain andalan bersama dengan Manchester United baik di masa kepelatihan Jose Mourinho maupun Ole Gunnar saat ini, sejauh itu dirinya sudah mengoleksi total 43 penampilan di semua kompetisi, dengan catatan memberikan 16 gol dan 11 assist.

Catatan yang sudah terlihat sangat fantastis itu, namun sebenarnya dirinya baru tampil apik sejak Jose Mourinho di pecat dari masa jabatannya pada bulan Desember yang lalu, pada tiga partai berikutnya dirinya mencatatkan tiga assist serta memberikan empat gol kepada United.

Belakangan ini dirinya tidak tampil begitu apik, Paul Pogba sendiri bahkan tidak bisa memberikan kontribusi yangbaik dalam permainan Manchester United pada saat di hajar oleh Everton dengan skor yang sangat telak 4-0 pada akhir pekan yang lalu.

Penampilannya sendiri pun kembali menuai kritikan yang pedas, yang datang salah satunya dari Roy Keane sendiri, pria yang dikenal sebagai mantan gelandang yang luar biasa bersama dengan United itu pada era 90an bersama dengan pelatih Sir Alex Ferguson. Dirinya tidak bisa menahan komentar yang pedas saat berbicara mengenai Paul Pogba sendiri.

"Saya tidak akan percaya apapun jika dirinya memberikan perkataan, tidak ada artinya bagi saya, karena yang diucapkan bisa saja tidak benar karena kita melihat dari permainan bukan dari hanya ucapan saja," ujar Keane.

"Orang yang memiliki talenta tinggi, tetapi beberapa kali saya melihatnya dalam permainan dan tidak turut mundur dia adalah masalahnya, karena menjadi seorang pemain gelandang dirinya harus memberikan kontribusi yang baik dalam penyerangan maupun dalam pertahanan namun saya sendiri tidak melihat itu dari diri Paul Pogba," tutup Roy Keane.

Wednesday, 24 April 2019

Fans Napoli Ingin Sarri Kembali

Fans Napoli membentangkan Spanduk untuk Maurizio Sarri Spanduk yang merupakan salah satu keinginan mereka untuk melihat Sarri kembali dari San Paolo dan hal itu di nilai bahwa dirinya tidak pantas menjadi pelatih Napoli lagi setelah mengalami beberapa pertandingan yang membuat Napoli harus gagal menjadi juara di musim ini padahal hal tersebut tinggal sedikit lagi untuk Napoli menjadi juara di Liga Serie A musim ini dan bersaing dengan Juventus.

Sarri sendiri pergi meninggalkan Napoli pada akhir musim yang lalu, untuk bergabung bersama dengan klub kaya raya asal Inggris, The Blus, di bawah arahan Sarri bersama dengan Chelsea dirinya tampil kurang konsisten dan kini dirinya ada di posisi keempat dengan raihan 67 poin di Liga Premier League.

Keraguan atas masa depan pelatih yang kini berusia 60 tahun itu pun tidak terhindarkan jika Sarri angkat kaki dari Stamford Bridge maka fans Napoli sendiri ingin dirinya balik kembali lagi bersama dengan Napoli.

Hal itu terindikasi dari bentangan Spanduk yang bertulisan, Sarri Uno Di Noi yang artinya, Sarri adalah satu dari kami, spanduk yang dibentangkan dalam laga Napoli pada saat itu berhadapan dengan Atalanta.

Sarri sendiri yang belum memberikan trofi gelar juara pada saat menjadi pelatih Napoli, namun permainan tim asal kota Naples itu disebut-sebut sangat mengesankan pada saat di latih oleh Sarri sendiri.

Napoli yang saat ini berada dalam asuhan Carlo Ancelotti terlihat bahwa Napoli sendri kurang meyakinkan meski ada di posisi kedua dengan 67 poin namun hal tersebut kurang memuaskan dalam beberapa pertandingan terakhir.

Guardiola Memberikan Rasa Simpati Untuk Solskjaer

Pelatih anyar Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer kini sedang dalam posisi yang sangat sulit bersama dengan Setan Merah, Pep Guardiola yang merupakan pelatih rival nya itu menyuarakan dan memberikan dukungan untuk menajer asal Internasional Norwegia itu agar bisa terus berusaha dan bekerja keras dan memberikan hal yang terbaik bersama dengan timnya.

Solskjaer sendiri sempat mendapatkan pujian yang luar biasa setelah membawa Manchester United tampil yang luar biasa pada saat dirinya baru menjabat sebagai pelatih yang pada saat itu menggantikan Jose Mourinho dirinya hanya kalah sekali dalam 17 laga yang awal dirinya menjadi pelatih bersama dengan MU.

Kondisi setelah berubah 180 derajat setelah itu Manchester United sendiri kalah beruntun untuk menghadapi Arsenal di Liga Premier League, dan Wolverhampton Wanderes dalam Piala FA.

Dua kekalahan beruntun itu tidak mempengaruhi manajemen Setan Merah untuk mempermanenkan Solskjaer pada 28 Maret 2019 kemarin, setelah itu MU sendiri yang merosot tajam di era Solskjaer malah harus mengalami empat kekalahan dan hanya mendapatkan dua kemenangan saja.

Sorotan kepada pelatih MU itu semakin tajam ketika Manchester United harus kalah telah 4-0 dari Everton pada akhir pekan yang lalu, keraguan terhadap pelatih yang kini berusia 46 tahun itu tidak terhindarkan dan Guardiola pun bersimpati dengan kondisi yang di alami oleh Solskjaer saat ini dan pernah di alami oleh Guardiola sendiri pada saat dirinya baru menjadi pelatih City.

"Saya tidak tahu kami para manajer tidak punya waktu yang banyak, saya sangat mengerti posisinya saat ini, kami sendirian saya sendirian dan karena itu saya sangat paham dengan kondisinya saat ini," ujar Manajer Manchester City itu.

"Itu sendiri terjadi kepada dengan saya sendiri, terjadi pada semua manajer di dunia, kami akan bertahan saat menang, akan tetapi tidak ketika kami mengalami kekalahan bersama dengan tim," tutup Pep Guardiola.

Dybala Berikan Kode Bertahan di Juventus

Pemain anyar Juventus, Paulo Dybala memberikan kode keras jika dirinya ingin terus bermain bersama dengan Juventus, karena di klub ini dirinya merasa bahagia dan sangat puas dan mendapatkan tempat utama di skuad Nyonya Tua.

Pemain asal Internasional Argentina itu sempat menjadi penyerang utama di Juventus akan tetapi peran itu kini di ambil oleh Cristiano Ronaldo namun hal tersebut tidak membuat dirinya khwatir akan hal itu namun dirinya pulak bisa mendapatkan pekerjaan yang keras untuk bisa bersaing dengan pemain sekelas Ronaldo.

Pada akhirnya muncul kabar bahwa Juventus sendiri akan melepasnya pada musim panas yang akan datang, ada yang menyebutkan bahwa dirinya akan ditumbalkan demi mendapatkan penyerang anyar Liverpool Mohamed Salah atau dengan bek andalan Napoli Kalidou Koulibaly.

Bahkan ada juga kabar bahwa dirinya akan ditukarkan dengan pemain andalan Inter Milan, Mauro Icardi, namun pemain yang berkaki kidal itu disebutkan menolak untuk pindah ke Inter Milan.

Di Tengah-tengah kabar yang merupakan tidak kepastian masa depannya, Dybala sendiri memberikan konfirmasi untuk terus bertahan bersama dengan Juventus di musim depan, dirinya mengisyaratkan ingin bertahan karena bahagia bersama dengan klub saat ini.

"Ketika kita berbicara tentang Juventus, kita berbicara tentang klub yang sangat penting yang selalu ingin memiliki juara yang hebat serta ingin mendapatkan tempat utama, hal itu juga sama ketika saya akan pindah namun di klub Juventus ini yang memberikan saya kesenangan yang sangat baik dengan rekan-rekan tim dan suporternya," tandas Dybala.

"Bermain bersama dengan mereka selalu menyenangkan sekali, itu memberikan saya sukacita dan kepuasan yang besar karena disini memiliki pemain yang sangat hebat dan memberikan saya banyak pelajaran disini," tutup Dybala.

Tuesday, 23 April 2019

Misi Bangkit United: Harus Sapu Bersih Kemenangan

Setan Merah yang ingin mengusung misi kebangkitan mereka kembali untuk menatap pertandingan yang akan berhadapan dengan Manchester City, Manchester United sendiri menargetkan sisa pertandingan di musim ini harus di sapu bersih dengan hasil kemenangan agar bisa mendapatkan tempat keempat klasmen di Liga Inggris musim ini.

Manchester United yang akan menjamu sang rival mereka Manchester City di markas sendiri dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris pada hari Kamis dini hari nanti, sebuah laga yang akan begitu panas bagi kedua tim karena City sendiri ingin mendapatkan kemenangan agar bisa terus berada di puncak klasmen Liga Premier League demi jarak dengan Liverpool.

City sendiri yang membutuhkan poin penuh untuk memburu gelar juara, sementara Setan Merah sendiri ingin mendapatkan tambahan tiga angka untuk membantu mereka menjaga peluang agar bisa lolos di empat besar.

"Tersisa empat laga pertandingan, empat laga tersebut harus bisa mendapatkan kemenangan, jika anda berkata kami ada di posisi ini pada Oktober kami sendiri bisa menerimanya, akan tetapi ini adalah Manchester United yang merupakan tim besar dan kami sendiri harus jauh lebih baik lagi untuk mendapatkan tempat klasmen ini," ujar Young kepada Berita Bola Terbaru 2019.

"Kami tinggal menjalani empat laga pertandingan ini dengan baik dan harus mendapatkan kemenangan yang bisa diambil, itu hal yang sangat sulit namun saya yakin kami sendiri bisa melakukan hal tersebut dengan jauh lebih baik lagi," tutup Young.

Kemenangan atas Manchester City sendiri akan berarti amat sangat penting bagi Setan Merah, mereka baru saja menelan kekalahan beruntun, apa lagi dalam pertandingan terakhir MU di pekan lalu harus menelan malu setelah di kalahkan oleh tuan rumah Everton dengan skor 4-0.

Kehebatan Mourinho Kini Sudah Habis

Pelatih keenam asal Portugal Jose Mourinho dianggap sudah habis masa kehebatannya oleh pemain asal Prancis dan juga merupakan pemain The Blues, Frank Lebouef.

Jose Mourinho sendiri sempat menganggur sejak Desember yang lalu ketika dirinya dipecat oleh Manchester United karena menurut pihak klub dirinya telah gagal membawa United ke performa Setan Merah sendiri.

Mourinho sendiri tidak ingin terlalu lama menganggur, pelatih yang kini berusia 56 tahun itu berencana untuk kembali lagi ke dunia pelatihan mulai musim panas nanti dengan menerima pinangan dari sebuah tim yang ingin mendapatkan tangan dingin dari Jose Mourinho sendiri.

Namun menurut Lebouef sendiri Jose Mourinho kini bakal kesulitan untuk mencatat prestasi yang luar biasa kembali seperti sebelumnya, Lebouef menganggap ada sesuatu yang hilang dari diri Jose Mourinho sendiri saat ini.

"Saya rasa masa Jose Mourinho sendiri sudah usai sebagai pelatih yang tangguh, saya sangat menyukainnya ketika ia pertama kali datang ke Chelsea setelah itu apa yang dirinya lakukan bersama dengan Porto dan itu menjadi hasil yang luar biasa pada saat ini," ujar Lebouef.

"Namun saya rasa dirinya sudah kehilangan sesuatu, saya sendriri ingat semua pemain yang berkata kami mencintainya, saya ingat di Inter Milan Marco Materazzi menangis dan semuanya pada saat dirinya mengucapkan kata terima kasih dan akan keluar dari klub pada saat itu," tutup Lebouef.

Wanda Nara Memastikan Icardi Bertahan di Inter Milan

Pemain anyar Inter Milan, Mauro Icardi dipastikan akan tetap bertahan di Italia musim depan, hal itu ditergaskan oleh Istri sekaligus merupakan salah satu agen dirinya sendiri yaitu, Wanda Nara yang merupakan Istri Icardi sekaligus menjadi agen sang pemain itu.

Icardi yang memang ramai diberitakan akan hengkang dari Inter Milan di musim depan, pemain asal Internasional Argentina itu sempat mogok bermain selama dua bulan setelah statusnya sebagai kapten di tim Inter Milan di copot oleh pelatih Nerazzurri.

Mauro Icardi sendiri sudah kembali lagi bersama dengan tim utama di Inter Milan dalam beberapa pekan yang lalu, meski begitu dirinya tetap diberitakan akan meninggalkan Inter Milan pada musim panas nanti.

Salah satu tim yang gencar dikaitkan dengan Icardi sendiri adalah klub raksasa Spanyol Real Madrid, namun kini kepindahan tersebut tampaknya tidak bakal terjadi setelah Wanda Nara memastikan bahwa suaminya itu akan tersebut bermain di Liga Serie A bersama dengan Inter Milan musim depan.

"Dia masih mencetak gol untuk Inter Milan, dirinya akan tetap menatap ke depan karena dialah yang paling kuat dalam keluarganya dirinya yang sudah lama bersama dengan Inter Milan akan terus bertahan di Italia dan ini merupakan hal yang luar biasa," Ujar Wanda kepada Berita Bola Terbaru 2019.

"Sekarang dirinya lebih kalem, dia sudah memeluk semua rekan setimnya karena dia selalu memiliki hubungan yang luar biasa bersama dengan semua pemain yang ada di Inter Milan, kami memastikan bahwa akan tetap bertahan di Italia," tutup Wanda Nara.

Monday, 22 April 2019

PSG Menjadi Juara Liga Prancis

Meski belum bertanding, Paris Saint Germain sendiri sudah berhasil mengunci titel juara di Liga Prancis musim ini, PSG sendiri menjadi juara setelah melakukan pesaingan yang ketat dengan Lille namun hasil pertandingan Lille sendiri bermain dengan hasil imbang saja.

PSG yang baru saja bermain pada hari senin dini hari tadi, menghadapi AS Monaco akan tetapi titel juara yang berhasil diraih setelah bersaing dengan mereka, Lille imbang bermain tanpa gol pada saat berhadapan dengan Toulouse.

Saat ini PSG sendiri sudah mampu mengumpulkan 81 poin dari 32 pertandingan, unggul 16 angka dari Lille yang berada di peringkat kedua, dengan ada lima pertandingan yang tersisa bagi Lille tidak mungkin lagi mereka bisa mengejar PSG kembali.

PSG yang sendiri sesungguhnya sudah bisa mengunci gelar juara di Liga Prancis sejak pekan yang lalu, namun saat ini titel juara sudah di depan mata mereka malah dua kali kalah atas Lille dan Nantes membuat mereka harus terhenti.

Ini menjadi gelar keenam mereka di Liga Prancis mereka dari tujuh musim terakhir sejak diakuisisi oleh Qatar Sport Investment dan ini menjadi bagian besar yang luar biasa pagi PSG sendiri.

PSG sendiri pernah gagal pada musim 2016-2017 dimana ketika itu titel mereka harus direbut oleh AS Monaco kala itu Monaco sendiri diperkuat oleh pemain yang luar biasa seperti Mbappe, Fabinho, Bernardo Silva dan juga ada Bakayoko.

Namun sudah bermain lebih dominan di kompetisi domestik PSG sendiri belum bisa banyak bicara di Liga Eropa, sudah mendatangkan banyak bintang pemain bahkan memecahkan rekor transfer terbesar untuk mendatangkan Neymar dan juga Mbappe namun di Liga Champions mereka masih belum bisa berbuat banyak, di musim ini mereka sendiri harus terhenti setelah babak 16 besar di kalahkan oleh tim besar asal Inggris yaitu Manchester United.

Munchen Siap Membayar Klausul Rilis Griezmann

Tim Raksasa yang bermain di Liga Bundesliga, Bayern Munchen siap untuk mengeluarkan dana yang segar demi mendapatkan pemain incaran mereka demi mensukseskan timnya di musim depan yang akan menjadi musim yang sangat berat.

Pemain incaran Munchen sendiri bukan pemain biasa namun pemain tersebut adalah pemain anyar dari Atletico Madrid yaitu, Antoine Griezmann, Griezmann sendiri menjadi rebutan tim besar di Spanyol seperti Real Madrid dan juga Barcelona.

Para pemain anyar Barcelona sendiri sempat untuk membujuk sang pemain agar bisa bergabung bersama dengan Barcelona di musim depan, dan ini berarti jika Munchen ingin mendapatkan pemain asal Internasional Francis itu mereka harus mengeluarkan dana yang besar agar bisa memikat hati klub Atletico Madrid sendiri.

Akan tetapi pada akhirnya sendiri Griezmann memutuskan untuk bertahan di Atletico Madrid ia sudah melakukan kontrak baru yang akan berlaku hingga tahun 2023 yang akan datang.

Setelah menyetujui kontrak baru bersama dengan Atletico Madrid Griezmann ternyata masih saja tetap dikaitkan dengan Barcelona dan belakangan ini muncul nama klub Bayern Munchen yang siap untuk melakukan perburuhan tanda tangan pemain tersebut.

Namun Munchen sendiri akan lebih tegas dan sangat berminat sehingga mereka rela mengeluarkan dana yang besar demi mendapatkan pemain incaran mereka itu sekaligus membayar rilis klausul pemain yang kini berusia 28 tahun itu.

Saat ini klausul rilisnya sendiri masih berada dalam nilai jumlah yang besar sebesar 200 pounds akan tetapi laporan dari Spanyol sendiri menyebutkan nominal tersebut akan diturunkan menjadi 129 pounds saja pada bulan Juli 2019 yang akan datang.

Pelatih United Yakin Timnya Mampu Finis Empat Besar

Manajer anyar Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer merasa dirinya percaya akan timnya akan mampu mengakhiri musim ini dengan berada di empat besar klasmen terlepas dari kekalahan yang sangat telak pada saat berhadapan dengan Everton.

Gol yang diciptakan oleh pemain Everton Richarlison, Sigrdsson, pada babak pertama serta Lucas dan Walcott pada pertandingan kedua dan memastikan Manchester United sendiri pulang dengan nilai yang kosong.

Hasil ini membuat peluang Setan Merah untuk finis ke empat besar klasmen sendiri sekaligus mendapatkan jatah kembali untuk kembali ke Liga tertinggi yaitu Liga Champions di musim depan gagal terwujud.

Solskjaer mengakui bahwa kekalahan yang telah di kandang Everton membuat mereka kini harus memiliki pekerjaan yang sangat berat dalam upaya untuk mereka wujudkan yang ambisi kembali lagi di Liga Champions musim depan.

"Kami sangat akan jauh dari hal yang kami inginkan sendiri, ketika kita menderita kekalahan ini di liga seperti yang kami alami saat ini, semua orang melihat bahwa kami memiliki pekerjaan yang akan berat dalam mengakhiri musim ini," ujar Solskjaer kepada Berita Bola Terbaru 2019.

"Klub ini pernah mengalami hal yang sangat buruk, kami sendiri harus mencoba kembali untuk segera bangkit, mungkin tidak akan terjadi dalam semalam akan tetapi hal ini akan terjadi kembali namun kami selalu berusaha untuk bekerja lebih baik lagi," tutup pelatih asal Internasional Inggris itu.

Sunday, 21 April 2019

Jadwal Pertandingan Bola 21 April - 22 April 2019

English Premier League :
21/Apr  20:30 Everton vs Manchester United
21/Apr  23:00 Arsenal vs Crystal Palace
21/Apr  23:00 Cardiff vs Liverpool

Italian Serie A :
21/Apr  02:30 Inter Milan vs Roma

Spanish La Liga :
21/Apr  18:00 Levante vs Espanyol
21/Apr  20:00 Getafe vs Sevilla
21/Apr  22:15 Real Madrid vs Ath. Bilbao
22/Apr  00:30 Villarreal vs Leganes
22/Apr  02:45 Real Betis vs Valencia

German Bundesliga
21/Apr  21:30 Freiburg vs Dortmund
22/Apr  00:00 Hertha Berlin vs Hannover

French Ligue 1 :
21/Apr  21:00 Nantes vs Amiens
21/Apr  21:00 Toulouse vs Lille
21/Apr  23:00 Stade de Reims vs Saint Etienne
22/Apr  03:00 Paris Saint Germain vs Monaco

Dutch Eredivisie :
21/Apr  18:15 Excelsior vs Willem II
21/Apr  20:30 Fortuna Sittard vs NAC Breda
21/Apr  22:45 PSV vs ADO Den Haag

Spain Segunda Liga :
21/Apr  18:00 Cadiz vs Numancia
21/Apr  22:00 D. La Coruna vs Extremadura
22/Apr  00:00 Real Oviedo vs Cordoba
22/Apr  02:00 Tenerife vs Almeria

Belgium Pro League :
21/Apr  02:00 Cercle Brugge vs Kortrijk
21/Apr  02:00 Westerlo vs Oostende
21/Apr  02:30 Eupen vs Sint-Truiden

Russia Premier League :
21/Apr  21:30 Ural Sverdlovsk vs Rubin Kazan
22/Apr  00:00 Spartak Moscow vs YENISEY KRASNOYARSK

Turkey Super Liga :
21/Apr  18:30 Ankaragucu vs Konyaspor
21/Apr  21:00 Istanbul BB vs Rizespor
22/Apr  00:00 Alanyaspor vs Fenerbahce

Pelatih Ajax Akui Kehebatan Tottenham

Pelatih anyar Ajax Amsterdam, Erik Ten Hag mengakui bahwa rival mereka di semifinal Liga Champions Tottenham Hotspur bukanlah lawan yang mudah bagi mereka, karena itu Ten Hag sendiri yakin bahwa dalam laga semifinal ini yang akan berhadapan dengan Spurs Ajax sendiri juga sudah siap untuk pertandingan kali ini untuk mendapatkan satu tiket ke Final Liga Champions musim ini.

Ajax sendiri yang sudah memastikan diri untuk melenggang ke babak semifinal setelah mengalahkan Juventus di delapan besar, De Jong dan kawan-kawan sendiri menang agregat dengan skor 3-2 di babak semifinal mereka sendiri pun telah dipastikan bakal kembali mendapatkan kesulitan pada saat berhadapan dengan Spurs, laga ini diyakini bahwa akan menjadi lawan yang berat dari pada Juventus dan juga Real Madrid.

Hal tersebut diyakini Ten Hag lantaran Spurs juga berhasil memperlihatkan ketangguhan mereka di ajang Liga Champions di musim ini, mereka mampu menyingkirkan Borussia Dortmund di babak 16 besar dengan agregat skor 4-0 tren positif yang didapatkan oleh Spurs membuat ciut sang pelatih Ajax harus berhati-hati terhadapan pemain andalan Spurs Heung-Min.

Dengan kondisi seperti ini Ten Hag sendiri tidak mampu menganggap remeh Tottenham sendiri, karena itu dirinya merasa persiapan yang matang sangat perlu di lakukan oleh dirinya serta anak asuhannya dengan begitu ajak bakal bisa melangkah ke babak final.

"Anda tahu akan menghadapi lawan yang luar biasa di Liga Champions, Tottenham sekali lagi merupakan tantangan yang luar biasa bagi kami, mereka merupakan tim yang tangguh dan memiliki kecepatan yang luar biasa," ujar Ten Hag kepada Berita Bola Terbaru.

Ronaldo Menjadi Pemain Pertama Taklukkan Inggris Spanyol Dan Italia

Sukses menjadi juara di Liga Italia musim 2018-2019 juga berbuah dengan rekor yang dimiliki oleh pemain anyar mereka Cristiano Ronaldo yang kini sudah menaklukkan tiga liga terbesar di Eropa dan ini merupakan catatan yang luar biasa yang diraih oleh Ronaldo sendiri.

Nyonya Tua sukses mendapatkan gelar juara setelah pertandingan terakhir mereka mampu mengalahkan Fiorentina, pertandingan yang berlangsung di Allianz Stadium pada hari Sabtu dini hari tadi, Juventus sendiri yang sempat ketinggalan lebih dulu dan akhirnya mampu membalikkan keadaan menjadi skor 2-1.

Dapat tambahan tiga poin, Juventus kini tercatat sudah mengumpulkan 87 poin, mereka sendiri unggul 20 angka atas Napoli yang masih memiliki enam pertandingan yang tersisa di musim ini.

Cristiano Ronaldo sendiri yang berperan besar dalam keberhasilan Juventus untuk mempertahankan gelar juara di Liga Italia, pemain asal Internasional Portugal itu merupakan top skor Juventus di Liga Italia musim ini dengan 19 gol dan ini merupakan awal musim Ronaldo yang luar biasa bersama dengan Juventus.

Sukses menjadi juara di Liga Italia bersama dengan Juventus Ronaldo kini mengukir sebuah rekor yang luar biasa, dirinya menjadi pemain pertama yang pernah menjuarai Liga Inggris, Spanyol, dan juga Liga Italia.

Cristiano Ronaldo yang mempunyai tiga gelar di Liga Premier League pada saat itu dirinya masih bergabung dengan seragam Setan Merah secara beruntun selama tiga tahun, dan di Liga Spanyol Ronaldo bersama dengan Real Madrid mendapatkan gelar juara dua kali.

"Setelah menjuarai liga di Inggris dan juga Spanyol sekarang saya sendiri juga sudah pernah menjadi juara di Liga Italia, ini sangat penting bagi saya dan buat saya dan saya sendiri sangat senang dengan hasil semua ini," ujar Ronaldo kepada Berita Bola Terbaru.

Di musim pertama Ronaldo bersama dengan Juventus ini mendapatkan hasil yang luar biasa, selain di Liga Italia gelar juara Piala Super Italia juga didapatkan oleh pemain yang kini berusia 34 tahun itu.

Saturday, 20 April 2019

Jadwal Pertandingan Bola 20 April - 21 April 2019

English Premier League :
20/Apr  19:30 Manchester City vs Tottenham Hotspur
20/Apr  22:00 Bournemouth vs Fulham
20/Apr  22:00 Huddersfield Town vs Watford
20/Apr  22:00 West Ham vs Leicester
20/Apr  22:00 Wolverhampton vs Brighton Hove Albion
21/Apr  00:30 Newcastle vs Southampton

Italian Serie A :
20/Apr  18:30 Parma vs AC Milan
20/Apr  21:00 Bologna vs Sampdoria
20/Apr  21:00 Cagliari vs Frosinone
20/Apr  21:00 Empoli vs Spal
20/Apr  21:00 Genoa vs Torino
20/Apr  21:00 Lazio vs Chievo
20/Apr  21:00 Udinese vs Sassuolo
21/Apr  00:00 Juventus vs Fiorentina
21/Apr  02:30 Inter Milan vs Roma

Spanish La Liga :
20/Apr  19:00 Celta Vigo vs Girona
20/Apr  22:15 Eibar vs Atl. Madrid
21/Apr  00:30 Rayo Vallecano vs Huesca
21/Apr  02:45 Barcelona vs Real Sociedad

German Bundesliga :
20/Apr  21:30 Augsburg vs Stuttgart
20/Apr  21:30 Bayern Munchen vs Werder Bremen
20/Apr  21:30 Leverkusen vs Nurnberg
20/Apr  21:30 Mainz vs Fortuna Dusseldorf
21/Apr  00:30 Borussia Monchengladbach vs RB Leipzig
21/Apr  02:30 Schalke 04 vs Hoffenheim

French Ligue 1 :
20/Apr  23:00 Guingamp vs Marseille
21/Apr  02:00 Nice vs Caen
21/Apr  02:00 Nimes vs Bordeaux
21/Apr  02:00 Strasbourg vs Montpellier

Russia Premier League :
20/Apr  16:30 Ufa vs Arsenal Tula
20/Apr  19:00 Gazovik Orenburg vs Rostov
20/Apr  21:30 Dinamo Moscow vs Kryliya Sovetov
21/Apr  00:00 Lokomotiv Moscow vs CSKA Moscow
21/Apr  02:00 Krasnodar vs Zenit St. Petersburg

Turkey Super Liga :
20/Apr  21:00 Akhisar BldGeng vs Antalyaspor
20/Apr  21:00 Trabzonspor vs Yeni Malatyaspor
21/Apr  00:00 Galatasaray vs Kayserispor
21/Apr  00:00 Goztepe vs Erzurum BB

Dutch Eredivisie :
21/Apr  00:30 Emmen vs Utrecht
21/Apr  00:30 Groningen vs Ajax
21/Apr  01:45 Vitesse vs PEC Zwolle
21/Apr  02:45 Feyenoord vs AZ Alkmaar
21/Apr  02:45 VVV Venlo vs De Graafschap

Spain Segunda Liga :
20/Apr  22:00 Lugo vs Granada
21/Apr  00:00 Albacete vs Las Palmas
21/Apr  00:00 Gimnastic Tarragona vs Sporting Gijon
21/Apr  02:00 Mallorca vs Rayo Majadahonda

German 2.Bundesliga :
20/Apr  19:00 Duisburg vs Sandhausen
20/Apr  19:00 Greuther Furth vs Union Berlin
20/Apr  19:00 Hamburg vs Erzgebirge Aue
20/Apr  19:00 Holstein Kiell vs Paderborn 07

Belgium Pro League :
21/Apr  00:00 Saint Gilloise vs Zulte Waregem
21/Apr  02:00 Cercle Brugge vs Kortrijk
21/Apr  02:00 Westerlo vs Oostende
21/Apr  02:30 Eupen vs Sint-Truiden

20/Apr  22:30 Belenenses vs Rio Ave
20/Apr  22:30 Moreirense vs Chaves
21/Apr  01:00 Feirense vs Braga
21/Apr  03:30 Porto vs Santa Clara

Scotland Premier League :
20/Apr  19:00 Heart of Midlothian vs G.Rangers
20/Apr  22:00 Hamilton Academical vs Motherwell
20/Apr  22:00 Kilmarnock vs Aberdeen
20/Apr  22:00 Livingston vs Saint Mirren
20/Apr  22:00 Saint Johnstone vs Dundee

Kante Ingin Mendapatkan Trofi Juara Liga Europa

Pemain anyar The Blues, N'Golo Kante mengatakan bahwa Chelsea membutuhkan salah satu trofi juara Liga Europa di musim ini mereka bisa saja di anggap sukses jika bisa mendapatkan gelar juara Europa di musim ini dan itu merupakan hasil yang luar biasa, dan ini bisa saja di lakukan oleh Chelsea jika ingin mendapatkan kesuksesan di musim ini walaupun itu hanya trofi Liga Europa namun hasil itu akan membuat jauh lebih baik lagi.

Musim ini permainan performa The Blues sendiri tidak terlalu bagus dan mereka juga gagal konsisten di bawah asuhan manajer anyar mereka Maurizio Sarri dan hal ini terlihat bahwa dalam beberapa pertandingan Chelsea sendiri mendapatkan banyak kesulitan sehingga harus selalu berusaha bangkit kembali dalam keterpurukan ini.

Chelsea sendiri sudah tidak bisa menjadi juara di Liga Premier League begitu juga dengan Liga lainnya yang sudah di ikuti oleh Chelsea dalam harapan The Blues di musim ini untuk mendapatkan gelar juara hanya Liga Europa dan itu yang bisa mereka harapkan untuk membangkitkan kepercayaan diri mereka di musim depan nanti.

Jadi sekarang satu-satunya harapan yang bisa mereka dapatkan adalah Liga Europa apalagi The Blues sendiri sekarang sudah berhasil masuk dalam pertandingan semifinal dan tinggal satu langkah lagi mereka untuk menjadi juara Liga Europa di musim ini.

Oleh karena itu Kante tidak ingin The Blues membuang kesempatan ini untuk menjadi sang juara, namun demikian dirinya mengaku bahwa Chelsea sendiri bukanlah tim yang sangat favorit untuk menjadi juara dalam kompetisi Liga Europa musim ini namun tekat mereka menjadi juara sangatlah besar.

"Ini akan menjadi satu-satunya gelar yang bisa kita menangkan sekarang ini, jadi akan sangat bagus untuk memenangkan pertandingan di Liga Eropa ini apa lagi hasil ini yang akan membuat kami jauh lebih baik lagi untuk memenangkan pertandingan ini yang bisa membangkitkan semangat tim kami di musim depan, ujar Kante yang dilansir oleh Berita Bola 2019.

"Kami juga bukan favorit juara namun kami sendiri akan memainakn pertandingan yang sangat bagus malam ini yang akan berhadapan dengan Slavia Praha dan kami akan melakukan semua dengan yang kami bisa untuk mendapatkan tiket ke final, tapi kami juga bukan tim favorit juara namun kami akan selalu berusaha untuk bermain jauh lebih baik lagi," tutup Kante.

Demi Pogba Madrid Siap Lepaskan Bale Ke United

Terpuruknya Madrid pada musim 2018-2019 membuat tim tersebut kini akan melakukan rombakan kembali dalam bursa transfer di musim panas 2019 mendatang Madrid sendiri sudah melakukan bidikan salah satu pemain incaran mereka dan incaran pertama Madrid dalam bursa transfer kali ini adalah pemain anyar Manchester United yang sekaligus menjadi pemain termahal yang didatangkan oleh United dari Juventus, itu merupakan pemain utama incaran pelatih Madrid Zidane.

Paul Pogba sendiri memang sudah menjadi pemain yang sangat di inginkan oleh Real Madrid di beberapa musim yang lalu, keinginan Real Madrid sendiri untuk mendatangkan mantan pemain Juventus itu terus berlanjut hingga saat ini, bahkan pelatih anyar Los Blancos Zinedine Zidane secara terang-terangan bahwa memiliki ketertarikan kepada Paul Pogba dan menjadikan dirinya sebagai salah satu pemain incaran Real Madrid sendiri.

Akan tetapi hal tersebut akan membuat Real Madrid terhentikan karena Manchester United yang masih membutuhkan Pogba untuk menjadi pemain anyar mereka di musim depan, akan tetapi hal itu bisa saja terjadi jika Real Madrid siap memberikan dana segar untuk mendatangkan pogba di Santiago Bernabeu, dan hal itu di upayakan agar Madrid bisa mendatangkan Pogba dari tangan Setan Merah.

Menurut laporan dari Berita Bola 2019 salah satu cara agar Madrid bisa mendapatkan Pogba adalah dengan memberikan dana yang luar biasa untuk memenangkan hati tim asuhan dari Ole Gunnar Solskjaer, pemain yang dikabarkan bakal diberikan oleh Real Madrid untuk Manchester United yang bisa ditukarkan dengan paul Pogba adalah Gareth Bale yang bisa saja merupakan salah satu pemain bisa ditukarkan agar bisa mendapatkan pogba.

Pemain asal Internasional Wales itu sendiri tampaknya tidak masuk dalam rencana Zidane di musim depan nanti, karena itu Real Madrid sendiri siap untuk memberikan Bale kepada Manchester United agar bisa mendapatkan tanda tangan Pogba, dan mungkin saja uang yang akan disiapkan Real Madrid sendiri dengan cukup besar yaitu sebesar 52 juta pounds atau sekitar dengan Rp949miliar dengan penawaran sebesar itu Madrid percaya diri bahwa bisa datangkan Pogba ke Santiago Bernabeu di musim 2019 nanti.

Cristiano Ronaldo Masih Menjaga Komitmen Bianconeri



Pelatih anyar Juventus Massimiliano Allegri mengatakan bahwa Ronaldo sendiri masih memiliki antusias yang sangat tinggi untuk membela Juventus walaupun mereka gagal mendapatkan juara Liga Champions di musim ini Allegri percaya bahwa Ronaldo bisa memberikan Juventus untuk mendapatkan prestasi pada masa yang akan datang.

"Ronaldo adalah masa depan bersama dengan Juventus dirinya telah menunjukkan performa terbaik nya selama bersama dengan Juventus di musim ini, dirinya sangat cepat melakukan beradaptasi dengan permainan Juventus, ini menjadi musim pertama Ronaldo di Italia yang bermain dengan luar biasa, saya percaya bahwa musim depan Ronaldo akan jauh lebih baik lagi, Ujar Allergi yang di lansir oleh Berita Terbaru 2019.

"Cristiano Ronaldo sendiri kecewa karena telah gagal memenangkan Liga Champions di musim ini, namun kedatangkan dirinya disini tidak bisa kami mengamankan gelar Liga Champions di musim ini, ini merupakan bahwa hasil yang kami mainkan di musim ini cukup memuaskan dan bisa menjadi bagian besar untuk kami untuk bisa mendapatkan hasil yang jauh lebih baik lagi di musim ini, lanjut Allergi.

"Barcelona sendiri juga baru saja kembali ke semifinal setelah empat musim bar ini, ini menunjukkan bahwa artinya Lionel Messi dan kawan-kawan nya juga tidak bisa menjamin bahwa diri mereka untuk bisa mendapatkan prestasi yang lebih baik, karena hal ini banyak nya klub serta permainan luar biasa dari klub kecil yang bisa saja membuat klub besar harus tersingkirkan dari itu kami di musim ini sudah bermain lebih baik namun dewi fortuna tidak berpihak kepada kita," tutup mantan pelatih AC Milan itu.

Juventus yang baru saja tersingkir dari Liga Champions setelah di kalahkan oleh Ajax Amsterdam, namun dalam pertandingan itu sendiri Ronaldo yang menjadi bintang Nyonya tua dan memberikan kontribusi yang sangat baik namun Ajax yang bermain dengan sangat baik sehingga harus menyingkirkan Juventus di delapan besar Liga Champions musim ini.

Pada musim perdana Ronaldo di Italia dirinya sudah bermain dengan sangat baik dan memberikan Scudetto untuk Juventus, saat ini Juventus sendiri hanya membutuhkan satu poin saja untuk bisa meraih gelar juara di Liga Serie A di musim ini, dan ini akan menjadi pencapain terbesar Juventus untuk bisa menjadi gelar juara kedelapan kali secara beruntun.